WordPress dan Blogspot, Mana Pilihanmu?

Selain mempermudah banyak hal dalam aktivitas sehari-hari di dunia nyata, kemajuan teknologi dan internet juga membawa dampak positif bagi orang-orang yang suka menulis. Seperti yang kita tahu, belakangan, kehadiran media daring pun tumbuh subur dalam perkembangan dunia literasi. Tidak hanya itu, bagi mereka yang suka menulis, blog sebagai salah satu inovasi lainnya juga hadir sebagai media tempat para penulis mengekspresikan diri melalui tulisan.

Kalau ngomongin blog, saya yakin teman-teman yang membaca tulisan ini pasti tidak asing lagi dengan kata tersebut. Paling tidak, pernah membaca atau mendengar lah, ya. Blog menurut KBBI adalah catatan harian atau jurnal pribadi di internet yang dapat diakses oleh siapa saja. Dalam perkembangannya, blog pun dimanfaatkan bukan cuma sebagai “rumah” bagi tulisan, tetapi juga sebagai salah satu ladang cuan. Nah, loh, kok bisa?

Dalam dunia blog, mereka yang suka menulis di blog disebut dengan blogger. Nah, para blogger ini memang ada yang sangat serius menekuni aktivitas nulis di blog tersebut. Jadi, tulisan yang ditaruh di blog bukan sekadar sharing gitu-gitu aja, tetapi benar-benar menerapkan teknik dan optimasi blog. Karena keseriusan mereka, tidak sedikit yang kemudian digaet menjadi media promosi sebuah brand. Selain itu, tidak sedikit juga yang mendapat cuan dari blog berkat memenangkan lomba.

Kalau melihat fakta tersebut, kita yang hobi menulis tentu jadi trepantik untuk ngeblog. Namun, yang perlu diinat, untuk bisa sampai ke tahap tersebut pun tidak bisa langsung jadi, ada proses di dalamnya.

Seputar WordPress dan Blogspot

Dalam dunia blog, pada umumnya dikenal dua jenis media yang bisa dipilih, pertama Blogspot (yang sebenarnya merupakan subdomain gratis dari Blogger) dan yang kedua WordPress. Kedua media blog ini masing-masing punya kelemahan dan kelebihan. Kalau kalian lagi pengen ngeblog, tetapi bingung mau memilih yang mana, berikut ini adalah beberapa poin yang bisa jadi pertimbangan kalian dalam memilih salah satunya.

#1 Dari segi pembuatan dan biaya.

Untuk bisa punya akun blog baik itu di Blogspot maupun WordPress, caranya cukup mudah. kalian cuma butuh akun Goggle. Selanjutnya tinggal mengikuti petunjuk pembuatan akun. Dari segi biaya pun, dua-duanya gratis. Dengan catatan yang kalian gunakan adalah subdomain yang tersedia yaitu blogpot.com atau wordpress.com.

Jika ingin menggunakan nama domain sendiri (custom domain), kalian harus siap-siap mengeluarkan biaya. Dalam hal blog dengan custom domain, Blogspot bisa dengan hanya membeli domain saja, sementara WordPress harus sepaket dengan web hosting untuk selanjutnya bisa digunakan pada platform WordPress Self Hosted atau WordPress.org sebagai platform CMS yang lebih baik karena memberikan hak penuh kepada pemilik blog untuk mengatur dan mengelola blog sesuai kebutuhan.

#2 Dari Segi Kustomisasi

Selayaknya rumah, tentu kita ingin blog kita tampil menarik. Bukan cuma menarik bagi kita (sebagai pemilik), tetapi juga bagi para pengunjung. Dalam hal kustomisasi, kita memang harus memerhatikan kenyamanan para pengunjung—yang akan jadi pembaca,

Untuk kustomisasi, Blogspot memang terbilang terbatas. Blogspot hanya menawarkan sedikit pilihan tema yang sudah sangat umum digunakan. Hal tersebut sebagai landasan bahwa Blogspot adalah platform yang ramah bagi pengguna pemula. Namun, jika ingin mencoba tema lain, kalian bisa mengunjungi situs-situs yang menyediakan tema blog, baik yang gratis maupun berbayar.

Sementara untuk WordPress, tersedia cukup banyak tema gratis yang bisa kalian pilih sesuai kebutuhan dan selera. Selain itu, WordPress juga memungkinkan para penggunanya untuk memodifikasi template dan desain sesuai keinginan dan kebutuhan.

#3 Dari segi maintenance

Salah satu nilai plus dari Blogger adalah platform tersebut berada di hosting Google, sehingga keamanannya sudah terjamin oleh Google atau dengan kata lain, menggunakan Blogpot berarti kalian dapat memanfaatkan sekuritas yang ditawarkan oleh Google.

Hal tersebut berbeda dengan WordPress. Karena WordPress adalah media dengan self hosted artinya harus siap nge-back up sendiri. Namun, tidak perlu khawatir karena telah tersedia host atau pun provider yang memberi keamanan ketat. Selain itu, bisa juga dengan mencari WordPress plugin tersendiri yang bisa melindungi blog agar lebih aman.

#4 Dari segi performa

Masih berkaitan dengan host, Blogspot terbilang terhindari dari waktu loading yang lama berkat di-host oleh Google. Desain yang simpel dan tidak banyak fitur tambahan membuat Blogspot lebih terhindar dari kendala performa.

Hal tersebut berbeda dengan WordPress yang performanya bergantung pada provider hosting yang dipilih/digunakan.

#5 Kemampuan SEO

Salah satu faktor penting dalam optimasi blog adalah teknik SEO. Dalam hal ini, WordPress mempunyai beberapa plugin dan tools yang mendukung pengoptimalan kemampuan SEO pada blog yang dibangun.

 

Nah, demikianlah beberapa hal yang bisa kalian jadikan bahan pertimbangan dalam memilih Blogspot atau pun WordPress. Pada dasarnya, keduanya memang dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan kita dalam hal ngeblog.

Jika masih bingung mau pilih yang mana, tidak ada salahnya untuk membuat akun di kedua platform tersebut agar bisa berkenalan lebih dekat dengan fitur dan banyak hal di dalamnya. Siapa tahu dengan begitu, bisa dapat gambaran mana yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan.

Semoga artikel ini bermanfaat, ya!