Pengenalan Solusi IoT Di Bidang Pertanian!

 

Solusi IoT memang bisa dimanfaatkan untuk berbagai macam sektor. Tidak hanya di bidang industri saja, tapi Internet of Things juga bisa diimplementasikan pada bidang pertanian. Hal ini tentu sangat disenangi karena dapat memajukan pertanian Indonesia. Pasti banyak yang penasaran ketika mendengar istilah internet of Things. Padahal secara sederhana apa itu internet of things bisa anda temukan di kehidupan sehari-hari. Misalnya saja dengan penggunaan smart lamp.

Smart lamp ini cara kerjanya yaitu dengan memanfaatkan solusi IoT. Untuk vendor IoT saat ini ada Telkom Indonesia lewat Telkomiot.com. Telkomiot.com dapat membantu untuk solusi digital economy pada sektor pertanian seperti berikut.

Pengguna Teknologi Precision Farming Dengan Solusi Telkom IoT

Sebelumnya Anda perlu tahu dulu apa itu precision farming. Precision farming adalah sebuah strategi bercocok tanam yang memanfaatkan tools untuk membantu meningkatkan kualitas media tanam. Precision farming juga mampu meningkatkan produktivitas pertanian dengan adanya teknologi.

Di mana pada proses ini anda bisa melakukan penanaman tepat waktu sesuai kebutuhan spesifik, sehingga bisa menghasilkan panen yang maksimal. Untuk precision farming sendiri sangat mengandalkan dari teknologi dari mulai pengumpulan data hingga mencari solusi agar nantinya panen sesuai target. Precious farming dikaitkan dengan agrikultur 4.0 di mana cara bercocok tanam yang melibatkan teknologi.

Precious farming membantu menghasilkan panen yang lebih berkualitas, sementara sumber daya yang dibutuhkan sedikit sehingga akan menguntungkan dari segi industri dan juga lingkungan. Pada segi industri, pelaku usaha mampu meningkatkan sumber daya alam dan mengurangi sampah. Performa lahan pertanian juga jauh lebih bisa ditingkatkan tanpa harus banyak menggunakan SDM. Sementara untuk lingkungan, pupuk dan herbisida juga bisa dikurangi dan proses penanaman bisa dilakukan tanpa bahan kimia yang berlebih.

Lalu masuk ke penghubungan antara teknologi precision farming dan solusi IoT dari Telkom. IoT bisa bekerjasama dengan bidang pertanian salah satunya Untuk pengumpulan data yang bisa dilakukan secara real time. IoT mampu melakukan monitor untuk analisa kondisi lahan dengan metrik tertentu. IoT terus dikembangkan untuk monitoring ternak, alat berat hingga sumber daya yang diperlukan ketika bercocok tanam. Lewat solusi IoT, memudahkan peralatan untuk terkoneksi dengan baik sehingga bisa mendeteksi ketika tanaman mengalami kekurangan nutrisi.

Solusi IoT mampu melakukan optimasi proses bercocok tanam dengan adanya pengumpulan data lewat sensor dan analisa informasi. Dengan adanya optimasi ini, maka anda bisa langsung mengetahui ketika terjadi permasalahan selama masa tanam. Data yang didapatkan kemudian diolah untuk dievaluasi secara real-time dan dilakukan observasi agar bisa menemukan solusi yang tepat.

Kegiatan yang bisa di monitor mulai dari irigasi, kontrol hama sampai operasional hingga penyimpanan hasil panen. Semuanya akan memiliki sistem manajemen dari hulu ke hilir.  Solusi IoT memanfaatkan drone khusus untuk agrikultur dalam mengontrol lahan. Drone memanfaatkan sensor dan sistem pencitraan dalam memetakan lahan dan bisa mendeteksi permasalahan di lahan.

Ada pula penggunaan sensor lingkungan untuk merekam perubahan iklim dan kelembaban tanah. Penggunaan alat tani yang terotomatis  dengan sensor juga diperlukan dalam proses precision farming dengan solusi IoT. Alat ini nantinya terintegrasi dengan GPS tracker dan alat berat pertanian.

Itu tadi pemanfaatan internet of things di sektor pertanian. Jadi kini anda sudah tahu apa itu Internet of Things untuk bidang pertanian. Salah satu manfaatnya untuk solusi peningkatan kemajuan sektor pertanian Indonesia.

Telkom Indonesia sebagai vendor IoT, berkomitmen untuk meningkatkan digital economy Indonesia di mata dunia khususnya untuk Asia Tenggara. Karena memang fokus Telkom pada berbagai digital economy, salah satunya kemunculan teknologi IoT.